Bencana Banjir Jakarta Januari 2013

BANJIR-JAKARTA-2013Jakarta tanggal 17 Januari 2013 berduka.. Jakarta mengalami banjir yang ketinggiannya mencapai 3 meter.. Kabar terakhir sampai saat ini telah meninggal dunia akibat banjir adalah 13 orang.. Sudah saatnya segala komponen masyarakat untuk saling membantu.. Semuanya ada hikmahnya.. Sistem penanggulangan banjir di Jakarta seharusnya lebih efektif agar tidak terulang banjir lagi.. Masyarakat Jakarta harus sadar dalam menjaga lingkungannya.. Pemerintah DKI juga harus lebih aktif dalam koordinasi di daerah tetangga yang juga sebagai sumber “BANJIR KIRIMAN”.. Saling bergandengan dalam membangun sistem penanggulangan banjir..

Sudah saatnya kota-kota besar di Indonesia memiliki tata sistem penanggulangan banjir yang baik.. Banyak contoh yang baik untuk sebagai studi yang positif untuk di tiru.. Misalkan :

Malaysia, dengan system SMART (Storm Management and Road Tunnel) dimana dibuat sebuah selokan raksasa yang di fungsikan sebagai jalan raya dan kegunaan lainnya (disaat tidak banjir), dan apabila disaat musim hujan lebat (banjir) maka selokan tersebut difungsikan sebagai tempat jalur air..

Thailand, dengan system “Pipi Monyet”nya dapat menanggulangi banjir di Bangkok.. sistem itu dengan membangun beberapa wadah penampungan hujan dan mapu menampung lebih dari 30 juta kubik air.. Dan disaat musim kering tiba maka air yang di tampung dalam wadah tersebut akan di alirkan ke lokasi2 pertanian.

Nah itu dua negara tetangga kita.. Untuk lebih canggihnya lagi kita juga bisa ambil contoh negara yang pernah menjajah Indonesia yaitu Belanda.. Sistem penanggulangan banjirnya yang terkenal adalah system Polder, sistem ini adalah sistem manajemen mengaliri air dimana suatu wilayah rendah yang dikelilingi oleh tanggul atau tanah tinggi, air dialirkan dan dikumpulkan kedalam sungai atau wadah/kanal kemudian dipompakan kedalam badan air yang lebih tinggi posisinya dan akhirnya di pompa ke sungai atau kanal yang bermuara di laut.. Sistem polder ini biasa juga disebut dengan tanah yang direklamasi. Sebenarnya sistem ini telah lama ada di Indonesia karena pemerintahan Belanda telah meninggalkan teknologi ini sewaktu mereka masih menduduki Batavia/Jakarta waktu zaman dahulu… Tapi sayang sekarang teknologi itu tidak dirawat dan di kembangkan lagi.

Sistem Polder

Sistem Polder

Saya berharap semoga teman2 di Jakarta yang mengalami cobaan ini dapat bersabar dan slalu dalam lindungan Yang Kuasa.. Aminn…

Silahkan Buat Komentar..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s